Kabar kurang mengenakkan datang dari salah satu sosok yang paling vokal membela nasib pengemudi ojek online (ojol) dan kurir, Lily Pujiati. Ketua Serikat Pekerja Angkutan Indonesia (SPAI) ini baru saja mengalami kejadian yang bikin elus dada di rumahnya sendiri, kawasan Rawamangun, Jakarta Timur, Rabu (4/2).
Bau Busuk yang Menyengat
Bayangkan, baru pulang beraktivitas sekitar jam 3 sore, Bunda Lily—sapaan akrabnya—malah disambut bau busuk yang nusuk hidung. Pas dicek, ternyata area depan pintunya sudah berantakan. Ada tumpukan kulit telur busuk (kira-kira seberat satu kilo!) yang bercampur dengan cairan kental merah mirip darah.
”Wong saya ini perempuan, ya pasti rasa takutnya lebih besar. Saya sampai panik luar biasa, nyari ponsel saja sampai nggak ketemu karena saking bingungnya,” curhat Bunda Lily.
Dari Jualan Nasi Uduk Sampai Urusan Ojol
Sehari-hari, Bunda Lily memang dikenal sebagai sosok yang sederhana. Sebelum turun ke jalan atau diskusi soal kebijakan, pagi-pagi sekali beliau sudah sibuk menyiapkan dagangan nasi uduknya.
Namun, dedikasinya dalam memperjuangkan hak-hak pengemudi perempuan, jaminan sosial, hingga pendapatan minimum bagi para kurir dan ojol sepertinya membuat “gerah” pihak-pihak tertentu.
Diserang Fisik dan Digital
Bukan cuma teror bau busuk, ternyata di waktu yang hampir bersamaan, Bunda Lily juga diserang lewat media sosial. Muncul flyer digital yang mengajak orang-orang buat memboikotnya dengan kalimat: “LILY SPAI BUKAN OJOL, DIA PENJUAL NASI UDUK… LAGI CARI PANGGUNG.”
Menanggapi hal itu, Bunda Lily cuma bisa menghela napas. “Apa yang mau diboikot? Saya ini cuma berjuang buat teman-teman ojol,” ujarnya heran.
Ogah Diam, Siap Lapor Polisi
Meski sempat merasa terancam dan gemetaran, Bunda Lily nggak mau tinggal diam. Hari ini, Kamis (5/2), beliau berencana mendatangi Polda Metro Jaya bareng suami dan teman-teman aktivis lainnya untuk berkonsultasi soal hukum.
Nggak cuma ke polisi, beliau juga berencana minta perlindungan ke LPSK (Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban) supaya kejadian serupa nggak terulang lagi.
Tetap semangat ya, Bunda Lily! Semoga pelakunya cepat ketemu dan nggak ada lagi aksi teror-teror kayak gini.

